Berita

Nusantara

Afifuddin: Bawaslu Lampung Akan Tangani Kasus Arinal-Chusnunia Sesuai Aturan

SENIN, 02 JULI 2018 | 15:25 WIB | LAPORAN:

Badan Pengawas Pemilu RI (Bawaslu) telah menginstuksikan jajarannya di Lampung untuk menangani temuan Koalisi Rakyat Lampung Untuk Pemilu Bersih (KRLUPB) soal dugaan politik uang pasangan Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim.

"Ya, sedang ditangani Bawaslu Lampung," kata Anggota Bawaslu, Afifuddin, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (2/7).

Sejak pagi tadi, KRLUPB menggelar demonstrasi di sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat lalu bergerak menuju Kantor Bawaslu RI Jalan MH Thamrin dan Gedung KPK di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.


Menurut Afif, Bawaslu Pusat belum terlalu dibutuhkan untuk ikut campur dalam kasus tersebut. Pihaknya akan menyerahkan penanganan laporan tersebut ke Bawaslu Lampung.
 
"Kami percaya dan yakin Bawaslu Lampung menangani sesuai dengan aturan," ucap Afif.

KRLUPB menuntut Bawaslu mendiskualifikasi paslon Arinal-Chusnunia dan mendesak KPK mengusut keterlibatan PT Sugar Group Companies (SGC) dalam Pilgub Lampung 2018.

Koordinator KRLUPB, Rakhmat Husein DC, menyebut Bawaslu Lampung dan kepolisian sangat mungkin menangkap aktor utama politik uang di Pilgub Lampung. Kenyataannya, Bawaslu Lampung hanya sibuk mengurus laporan masyarakat tentang dugaan politik uang.

Di Lampung sendiri, Komite Independen Pengawas Pemilu (KIPP) bersama organisasi lain sudah mendirikan Posko Demokrasi dan Aksi "Lampung Darurat Money Politic, Lampung Pilgub Ulang" di Tugu Adipura, Kota Bandarlampung, sejak Sabtu (30/6).

"Kami tidak sudi menyerahkan masa depan Lampung lima tahun ke depan kepada pemimpin yang hanya jadi cecunguk korporasi," ujar Korlap Aksi KIPP, Rismayanti Borthon, dikutip dari Kantor Berita RMOLLampung. [ald] 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya