Berita

Foto/RMOLLampung

Nusantara

Cukong Politik Uang Dianggap Rusak Demokrasi Pilgub Lampung

SENIN, 02 JULI 2018 | 14:24 WIB | LAPORAN:

Posko Demokrasi menggelar 'Ruwat Bumi Tanah Lado', karena memandang demokrasi Lampung rusak oleh cukong politik uang di Tugu Adipura, Bandarlampung, Senin (2/7).

"Politik uang yang dilakukan cukong politik telah mencabik demokrasi dan menginjak-injak harga diri masyarakat Lampung," ujar Korlap Posko Demokrasi, Rismayanti Borthon.

Diwartakan Kantor Berita RMOLLampung, Rismayanti mengatakan masyarakat Lampung punya filosofi piil pasenggiri yang berarti adalah tatanan moral, pedoman bersikap dan berperilaku masyarakat adat Lampung, dalam segala aktivitas hidupnya.


"Politik uang sudah menghancurkan pandangan hidup tersebut," katanya.

Penanggungjawab acara 'Ruwat Bumi Tanah Lado', Abdul Rahman mengatakan apa yang dilakukan cukong politik yang menebar uang Rp 50 ribuan jelang Pilgub membuat geram dan prihatin.

Ia pun meminta Polri menangkap cukong politik uang tersebut. Jika tidak, menurutnya masyarakat bisa bergerak sendiri meminta pertanggungjawaban aktor di balik politik uang tersebut, yang marak terjadi di masa tenang Pilgub Lampung 2018.

Rismayanti Borthon menambahkan, dalam realitas Pilgub Lampung hari ini, betapa etika-etika politik sudah dikangkangi, demokrasi hanya sekedar lelucon dan syahwat berkuasa dengan menghalalkan berbagai cara.

"Jika oknum-oknum politisi sendiri tidak mampu mencitrakan kondisi politik yang harmonis, manusiawi dan bermoral lalu pada siapa hal-hal tersebut kita sandarkan lagi,” paparnya. [fiq]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya