Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Senjata Rahasia Brasil

MINGGU, 01 JULI 2018 | 11:27 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

TERHANYUT dalam arus ambisi menjuarai Piala Dunia 2018  , Brasil memiliki senjata pamungkas sakti-mandraguna bernama Neymar da Silva Santos Júnior yang  dikenal dengan nama  lebih singkat yaitu Neymar.

Termahal

Pria kelahiran 5 Februari 1992 itu sudah mengasah kesaktiannya sejak masih tinggal di kawasan favela Sao Paulo. Selanjutnya Neymar membawa tim Santos menjadi juara Copa do Brasil, Copa Libertadores dan Campeonato Paulista.

Berkat kedahsyatan tendangannya, Neymar direkrut Barcelona pada musim panas 2013. Dikelilingi pemain-pemain hebat kelas dunia di Barcelona membuat bakat Neymar makin berkembang pesat. Kemudian Neymar menjadi pemain termahal dunia setelah dibeli klub Paris Saint Germain (PSG) dengan harga 222 juta euro atau setara Rp 3,5 triliun.  

Berkat kedahsyatan tendangannya, Neymar direkrut Barcelona pada musim panas 2013. Dikelilingi pemain-pemain hebat kelas dunia di Barcelona membuat bakat Neymar makin berkembang pesat. Kemudian Neymar menjadi pemain termahal dunia setelah dibeli klub Paris Saint Germain (PSG) dengan harga 222 juta euro atau setara Rp 3,5 triliun.  

Cedera

Namun sayang, laju karier Neymar terkendala akibat cedera parah ketika sedang terlibat dalam pertarungan PSG melawan Marseille. Setelah dilakukan operasi, Neymar diketahui menderita retak tulang maka harus istirahat sampai Mei 2018. Neymar dikuatirkan absen pada Piala Dunia 2018 namun syukur Alhamdullilah akhirnya terbukti dapat ikut berlaga di Rusia.

Namun secara diam-diam Brasil juga mempersiapkan senjata rahasia yang kerahasiaannya mulai terbongkar pada tiga pertandingan Brasil di babak awal Piala Dunia 2018. Ternyata senjata rahasia Brasil adalah Philippe Coutinho.

Sosial

Pada babak awal Piala Dunia 2018 , Coutinho sudah mempersembahkan dua gol untuk Brasil. Ketika melawan Serbia, Coutinho kreatif mendukung  gol pertama yang dicetak Paulinho dengan umpan bola panjang terencana dan terkendali . Maka Paulinho mengakui gol tersebut hanya berhasil dicetaknya berkat umpan Coutinho.  

Neymar dan Gabriel Jesus juga mendapat manfaat dari umpan Coutinho. Dalam hal mencetak gol, memang Coutinho bukan hanya individual egois namun juga sosial membantu rekan mencetak gol . Secara cerdas , fCoutinho memanfaatkan sorotan publik yang sepenuhnya tertuju fokus pada Neymar.

Ketika semua mata memandang sang pemain sepak bola termahal di dunia , Coutinho dapat lebih leluasa bertriwikrama “di luar deteksi radar” bebas merdeka mengerahkan seluruh kesakti-mandragunaan dirinya.

Rendah Hati
Beda dari Neymar yang ekstrovert, Coutinho introvert sambil rendah hati. Pada sebuah konferensi pers menjelang Piala Dunia 2018, Philippe Coutinho sempat berkata  “Saya tidak pernah suka berbicara tentang diri saya sendiri, itu bukan sesuatu yang ada di kepala saya. Apa yang saya pikirkan adalah mempersiapkan diri, berkembang dan membantu Brasil untuk menjadi juara dunia. Menjadi pemain terbaik di dunia? Saya serahkan itu kepada orang lain untuk memutuskannya.” [***]


Penulis mendambakan timnas Indonesia ikut berlaga di Piala Dunia 2022 di Qatar



Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya