Berita

Hukum

Setelah Kembali Dioperasi, Penglihatan Mata Kiri Novel Baswedan Lebih Terang

JUMAT, 29 JUNI 2018 | 16:07 WIB | LAPORAN:

. Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan kembali menjalani operasi pada mata kirinya.

Jurubicara KPK Febri Diansyah mengatakan operasi yang dijalani oleh Novel kali ini dilakukan karena tumbuh selaput pada gusi yang terpasang pada mata sepupu Gubernur Jakarta Anies Baswedan itu.

"Diketahui bahwa penyebab yang menghalangi penglihatan mata Novel Baswedan adalah karena tumbuhnya selaput pada bagian gusi yang terpasang pada mata kiri tersebut. Pertumbuhan selaput ini sedikit menutupi lensa buatan yang terpasang pada mata kiri," ujarnya kepada wartawan, Jumat (29/6).


Febri menjelaskan Novel menjalani operasi tersebut di Singapura pada Kamis kemarin (28/6). Dalam operasi tersebut selaput yang menghalangi pandangan mata Novel pun dipotong dan dokter pun merapikan selaput yang tumbuh menutupi lensa tersebut.

"Hasil operasi cukup baik, Novel merasa penglihatannya menjadi lebih baik dan visi penglihatan mata kiri tersebut menjadi lebih luas dari sebelumnya," lanjutnya.

Febri menambahkan pemeriksaan direncanakan dilakukan kembali minggu depan. Selain pemeriksaan oleh dokter ahli, Novel juga akan diperiksa glaukoma dan CT Scan.

Namun demikian meski penglihatan Novel sudah membaik, penyidik yang diserang air keras oleh pihak yang tidak bertanggung jawab itu masih belum bisa bekerja kembali sebagai penyidik.

"Dari surat keterangan yang diberikan dokter, ditulis is unfit for duty, maka Novel belum bisa bekerja karena masih harus istirahat selama 31 hari, sampai dengan 28 Juli 2018," demikian Febri. [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya