Berita

Rudi Suhendar/RMOL

Nusantara

Aktivitas Gunung Agung Menurun, Warga Tetap Diimbau Jauhi Kawah

JUMAT, 29 JUNI 2018 | 13:16 WIB | LAPORAN:

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan aktivitas vulkanik Gunung Agung di Bali, sudah mulai menurun.

Gunung Agung sempat meletus pada pukul 22.21 WIB pada Rabu (2t7/6) lalu sehingga menyebabkan terjadi pembukaan rekahan di dasar kawah.

"Jadi seolah-olah membuka katup dari lava yang keluar ke permukaan," kata Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Rudi Suhendar di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (29/6).


Kondisi ini lanjutnya, menyebabkan energi yang ada di dalam gunung pberangsur-angsur keluar. Akibatnya, terjadilah gempa dan semburan lava, abu, serta emisi gas dari dalam kawah dalam frekuensi rendah. Suara gemuruh saat ini sudah tak terdengar lagi.

"Maka disimpulkan bahwa Gunung Agung itu masih dalam kondisi aktif dan sedang dalam proses aktivitas, namun sudah agak menurun dibanding kemarin," jelasnya.

Pantauan di lapangan sejak dini hari tadi, lanjut Rudi, amplitudo yang keluar dari kawah Gunung Agung hanya berupa asap kental yang isinya berupa abu vulkanik.

"Abu vulkanik yang terjadi sampai sekarang itu fraksinya halus walaupun dikeluarkan di gunungnya, tapi karena halus maka masih melayang melayang di bagian barat pulau Bali dan di bagian timur Banyuwangi, mungkin sampai Jember masih melayang di udara. Itu kondisi terakhir," paparnya.

Saat ini, diakuinya status Gunung Agung masih di level siaga 3. Pihaknya pun merekomendasikan masyarakat dan wisatawan di sekitar Gunung Agung untuk tidak melakukan pendakian dalam radius 4 kilometer dari kawah puncak.

"Masyarakat di sekitar diimbau agar senantiasa menyiapkan masker pelindung untuk mengantisipasi ancaman debu vulkanik untuk kesehatan," pungkasnya. [wid]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya