Berita

Nusantara

PILGUB SUMSEL 2018

Golkar Kawal Perhitungan Suara Real Count Dodi-Giri

KAMIS, 28 JUNI 2018 | 12:39 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

. Partai Golkar santai menyikapi perbedaan perolehan suara versi hitung cepat (quick count) dan hasil real count KPU sementara untuk Pilgub Sumatera Selatan 2018.

Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Sadzily mengatakan sudah ada himbauan dari Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto bahwa semua elemen partai harus menunggu hasil pasti dari KPU.

"Pak Airlangga kemarin menyatakan bahwa hasil perhitungan cepat sifatnya sementara. Hasil pastinya tentu kita lihat real count KPU," kata Ace kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (28/6).


Ace menyebut memang dalam penghitungan suara sementara di KPU, ada perbedaan perolehan suara jagoan Golkar Dodi Reza Alex-M Giri Ramanda Nazaputra dengan hasil hitung cepat.

Untuk itu, kata dia, saat ini tim dari pengurus Golkar Sumsel tengah melakukan monitoring dan pengawasan terhdap jalannya penghitungan suara.

"DPD Partai Golkar Sumsel sedang mengawasi proses perhitungan suara di sana," demikian Ace.

Dari data yang masuk 56,70 persen atau 9584 dari 16903 TPS pada pukul 10.00 WIB (Kamis, 28/6), paslon Dodi Reza Alex-M Giri Ramanda Nazaputra yang unggul.

Hasil lengkapnya: Dodi-Giri (34,73 persen), Herman-Mawardi (33,28 persen), Ishak Mekki-Yudha Pratomo Mahyudin (21,21 persen), dan Syaifudin Aswari Rivai-M. Irwansyah (10,77 persen).

Untuk perbandingan, hasil final quick count LSI Denny JA: Herman-Mawardi (35,33 persen), Dodi-Giri (31,94 persen), Ishak-Yudha (21,03 persen), dan Aswari-Irwansyah (11,67 persen). [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya