Berita

Arinal-Nunik/Net

Nusantara

Survei Dan Quick Count Rakata Institute Di Pilgub Lampung Tidak Berbeda

KAMIS, 28 JUNI 2018 | 08:42 WIB | LAPORAN:

. Lembaga survei Rakata Institute mengklaim konsisten dengan hasil surveinya sejak awal hingga hasil hitung cepat (quick count) Pilkada Lampung 2018.

Survei yang dilakukan Rakata Institute dalam Pilgub Lampung terakhir pada 12-17 Juni 2018 perolehan elektabilitas Arinal-Nunik 33,30 persen, Herman HN-Sutono 31,30 persen, Ridho-Bachtiar 22,30 persen, dan Mustafa-Ahmad Jajuli 10,50 persen. Margin of error sebesar 3,10 persen.

Hasil tersebut tidak berbeda dengan quick count yang memenangkan Arinal-Nunik dengan perolehan 34,80 persen. Meskipun data yang masuk baru 95 persen namun dengan pesaingnya Arinal-Nunik sulit untuk terkejar.


Direktur Eksekutif Rakata Institute Eko Kuswanto mengatakan Rakata kala itu sedang menjalani 'hukuman' KPU Lampung yang dilarang memublikasikan hasil surveinya.

"Nah kami patuhi itu. Tapi ternyata data kami bocor ke media tanpa kami rilis," kata Eko dalam keterangan tertulis, Kamis (28/6).

Akhirnya Rakata, lanjut Eko, meluruskan berita itu agar tidak menjadi kesalahpahaman berikutnya antara Rakata dan media yang pernah terjadi sebelumnya.

"Maka dilakukan klarifikasi atas hasil itu. Kami akui itu data kami," ucapnya.

Secara umum, lanjut Eko, sebuah survei yang dipersiapkan dengan baik secara ilmiah akan menghasilkan data yang baik pula begitu pula sebalikmya.

"Rakata telah berpengalaman menguji metode kami selama 10 tahun ini dan hasilnya sangat dinanti publik baik survei maupun hitung cepatnya. Menjadi kontraproduktif saat publik sedang mencermati dinamika Pilgub Lampung tapi data kami April menjadi 'cibiran' dan 'bully' yang tidak ilmiah lagi. Sudah menyerang personal," terangnya.

Eko tetap yakin atas data yang disajikan ke publik. "Kami tetap yakin akan data yang kami miliki. Namun tekanan dari banyak pihak mengaburkan data ini dengan isu-isu lain yang di luar konteks. Hanya waktu yang akan menjawabnya," imbuhnya.

Dia menjelaskan lalu data April makin dikuatkan dengan data Juni yang kecenderungannya memang sama bahwa paslon nomor urut 3 lebih unggul dari paslon lainnya meski tidak secara mutlak.

"Akhirnya data hari ini melalui quick count Rakata Institute mendapatkan legitimasi atas data-data kami sebelumnya. Bahwa memang paslon 3 lebih unggul," bebernya.

Eko menambahkan sebuah pelajaran berharga bahwa data bisa dianalogikan sebagai jamu yang sangat pahit.

"Pahitnya data mungkin kelak akan terkonversi menjadi manisnya hasil, jika memandang data survei sebagai acuan dan digunakan untuk evaluasi," tutupnya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya