Berita

Foto: RMOL

Nusantara

Ini Cara AKBP Henik Hindari Gesekan Antar Paslon Di Karanganyar

KAMIS, 28 JUNI 2018 | 01:33 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto memiliki trik sendiri untuk menghindari gesekan antar pendukung calon dalam pilkada serentak 2018.

Henik melakukan pendekatan kepada masing-masing tim sukses dengan mengoptimalkan tiga pilar.

"Kita mainkan di sana Kepala Desa, Babinsa, Babinkamtibmas terus berjenjang dari tingkat Kecamatan hingga Kabupaten kita terus bersinergi dan kita pantau terus situasi dan Alhamdulillah aman terkendali,” kata dia di Mapolres Karanganyar, Jalan Lawu, Pandangan, Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (27/6).


Selain itu, pihaknya bersama Kodim 0727 Karanganyar juga telah melakukan imbauan kepada para Paslon yang unggul dalam perolehan suara agar tidak merayakannya dengan euforia berlebihan.

"Tetap tawadu, mungkin dengan doa sujud syukur atau sebagainya atau mungkin bakti sosial yang kira-kira kegiatan itu tidak membuat potensi kerawanan terhadap yang kalah,” jelas Henik.

Jika nanti ada sengketa, dia menyarankan agar menyelesaikannya melalui jalur hukum yang telah diatur dalam undang-undang, sehingga ia mengarapkan tidak adanya pengerahan massa.

"Kita arahkan menempuh regulasi Pilkada yang ada,” pungkas Henik.

Sejauh ini, pasca pemungutan suara, kondisi di setiap wilayah yang ada di Kabupaten Karanganyar terpantau kondusif.

Hal itu lantaran hingga malam nanti, Henik telah memerintahkan kepada seluruh jajaran untuk melakukan pengamaman terutama di wilayah basis massa kedua pasangan calon.

"Kita punya BKO untuk penebalan di beberapa titik, tapi yang jelas basis-basis masa diantara dua paslon,” demikian Henik. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya