Berita

Ilustrasi/net

Hukum

Sewenang-wenang Terhadap Anak Buah, Kapolri Copot Kombes Ekotrio

RABU, 27 JUNI 2018 | 15:28 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kepala Pusat Pendidikan Administrasi (Kapusdikmin) Lembaga Pendidikan Polri (Lemdikpol) Kombes Pol Ekotrio Budhiniar dicopot dari jabatannya.

Ekotrio dicopot karena menganiaya tujuh orang bawahannya hanya karena mobilnya terhalang mobil katering ketika hendak masuk markas.

Dari Surat Telegram Kapolri yang beredar, Rabu (27/6), dengan nomor ST/1572/VI/KEP/2018, Eko dicopot dan digantikan oleh Kombes Pol Bobyanto. Kemudian, Eko ditarik ke Mabes Polri sebagai Analis Kebijakan Madya bidang Sepimen Sespim.


Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Mohammad Iqbal, menjelaskan, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mencopot Ekotrio sebagai bentuk ketegasan terhadap pimpinan Polri yang berlaku sewenang-wenang.

“Sebuah tindakan tegas dari Kapolri untuk jajarannya,” kata Iqbal kepada wartawan.

Kemarin, Ekotrio mengamuk lantaran mobilnya terhalang mobil katering ketika ingin masuk ke dalam Markas Pusdikmin. Entah kenapa, tujuh orang anak buahnya menjadi sasaran kemarahan dengan dipukuli menggunakan helm.

Mereka yang jadi korban adalah AKP Ale Surya, Ipda Taryana, Bripka Iim Permana, dan Brigadir Asep Ismanto. Lalu Kanit Provos Ipda Ade Hasan dan dua orang PNS Polri yaitu Penata I Joko Pitoyo dan Pengatur Agus Suherlan.

Bagi internal Polri, insiden itu bisa dibilang sangat mengejutkan. Pasalnya, sehari-hari Kombes Ekotrio dikenal sebagai pribadi yang tenang dan kalem meski menguasai ilmu bela diri. Ia juga satu angkatan dengan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian di Akademi Kepolisian. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya