Berita

Nusantara

PILGUB SUMUT

Pemilih Milenial Jangan Golput

SELASA, 26 JUNI 2018 | 23:10 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kepemimpinan di Sumatera Selatan lima tahun kedepan ditentukan hasil Pilgub. Karena itu pemilik suara terutama pemilih pemula alias pemilih milenial diimbau untuk memberikan hak pilihnya.

Seruan disampaikan sejumlah organisasi mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung di Sumut. Berkaca dari Pilgub 2013 lalu, angka golput di Sumut sangat tinggi yaitu lebih 50% dari total pemilih.

"Pemilih milineal sangat jadi penentu untuk menentukan pemimpinan Sumut kedepan," kata Koordinator Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumut, Charles Munthe melalui pesan elektronik kepada redaksi, Selasa (26/6).

Charles mengatakan, Sumut  memiliki potensi  kekayaan alam dan pariwisata yang membanggakan seperti energi panas bumi yang ada di Kabupaten Tapanuli Utara dan Danau Toba. Karena itu Sumut sangat membutuhkan pemimpin yang bersih dan berpengalaman untuk mengemas potensi itu menjadi tertata demi kesejahteraan masyarakat.

Charles mengatakan, Sumut  memiliki potensi  kekayaan alam dan pariwisata yang membanggakan seperti energi panas bumi yang ada di Kabupaten Tapanuli Utara dan Danau Toba. Karena itu Sumut sangat membutuhkan pemimpin yang bersih dan berpengalaman untuk mengemas potensi itu menjadi tertata demi kesejahteraan masyarakat.

"Masa depat Sumut ada di tangan kita. Jangan sampai salah menentukan pilihan. Harus jelas rekam jejaknya. Pilihan kita akan menentukan nasib kesejahteraan rakyat," jelas Charles.

Ketua DPD Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah (IMM) Sumut, Zulham Pardede menyampaikan hal yang sama. Dia berharap pemilih pemula dan masyarakat dapat memilih dengan rasional. Artinya memilih kandidat yang punya kemampuan manajemen pemerintahan yang baik.

Selain itu pemuda harus ambil bagian dalam proses pengawasan dalam tahapan pilkada dan aktif berkomunikasi dengan pihak kepolisian.

"Kepada seluruh tim pemenangan kandidat kami minta agar segera menghentikan segala bentuk penggiringan opini, masa kampanye sudah selesai. Sudah saatnya masyarakat dibiarkan menentukan pilihan tanpa ada upaya-upaya penggiringan dengan opini yang provokatif," papar Zulham.

Sementara Ketua Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Sumut, Yakin Sitorus mengatakan ajang Pilgub
jangan sampai melukai perasaan masyarakat Sumut yang  majemuk.

"Masyarakat  harus terjaga dari tangan-tangan kotor provokator yang menggunakan isu SARA demi ambisi kekuasaan," tegas Yakin.

"Mahasiswa harus melihat sepak terjangnya, pilihlah pemimpin yang bersih dan berpengalaman," sambungnya.[dem]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya