Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

17 Kapolda Dapat Pesan Tegas Kapolri Soal Pengamanan Pilkada

SENIN, 25 JUNI 2018 | 18:54 WIB | LAPORAN:

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengirim pesan peringatan keras kepada setiap Kapolda di 17 provinsi untuk mengamankan pilkada 2018 dengan menjunjung tinggi netralitas.

Saking kerasnya pesan yang dikirim melalui whatsapp (WA) itu, ditulis dengan huruf kapital semua.

Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono mengaku dirinya salah satu pihak yang mendapat pesan keras tersebut.


Menurut Condro, pesan tersebut dikeluarkan setelah Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkapkan ada oknum BIN, TNI dan Polri yang tidak netral di Pilkada 2018.

"Kemarin Pak Kapolri juga masih me-WA (Whatsapp) kita dengan huruf balok yang besar, itu mengingatkan kepada Kapolda agar menekankan ke seluruh jajaranya. Kita pakai HT setiap laporan di daerah mesti diudarakan juga untuk netral," jelasnya seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng, Senin (25/6).

Selain peringatan keras Condro menjelaskan Mabes Polri juga  mengeluarkan buku saku tentang aturan-aturan dalam pengamanan Pilkada serentak berlangsung. Setidaknya kata Condro ada 12 poin yang harus ditaati anggota anggotanya saat melakukan pengamanan.

"Kalau ada yang ingin melapor anggota TNI-Polri yang tidak netral, sudah kita siapkan. Silahkan melaporkan kepada Propam. Mau melaporkan langsung ada, melaporkan media sosial, kita juga punya hotline yang langsung bernama e-komplain itu juga masuk langsung ke Bidpropam," demikian Condro. [nes]



Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya