Berita

Agus Hermanto/RMOL

Politik

DPR Akan Usut Ketidaknetralan Oknum TNI-Polri Dan BIN Setelah Pilkada

SENIN, 25 JUNI 2018 | 17:02 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Wakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto menjelaskan bahwa terkait indikasi ketidaknetralan oknum TNI, Polri dan BIN dalam gelaran pemilu kepala daerah serentak akan diusut tuntas setelah masa Pilkada 2018.

Hal tersebut dimungkinkan, apabila memang ada anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang menghendaki klarifikasi secara langsung dengan institusi terkait.

"Tentunya setelah selesai Pilkada akan dilaksanakan rapat kerja ataupun rapat dengar pendapat dengan institusi terkait, dan pemanggilan ini juga akan dilaksanakan secara konstitusi, anggota dewan memiliki hak untuk diskusi secara jauh dengan institusi terkait," ujar Agus di ruang kerjanya, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/6).


Ia juga menjelaskan bahwa rapat kerja DPR dengan institusi TNI, Polri dan BIN tersebut layak digelar mengingat adanya kesimpangsiuran dari kabar yang diterima.

Di antaranya terkait penggeledahan Rumah Dinas Wakil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mizwar oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Komjen M Iriawan dengan klarifikasi berbagai pihak yang menolak kabar tersebut.

Menurutnya, bila suatu institusi memang sudah melaksanakan peran dan tugasnya dengan benar. Namun, ada oknum yang mengabarkan hal tersebut tentu perlu diselidiki lebih lanjut klarifikasinya, apakah sesuai dengan yang sebenarnya terjadi.

"Kalau institusinya di sini sudah betul bekerja dengan kenetralannya, tetapi ada oknumnya yang menyampaikan ketidaknetralan kan itu berarti menunjukan bahwa memang ada oknum yang tidak netral di dalam Pilkada ini," pungkasnya. [fiq]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya