Berita

Maradona/net

Jaya Suprana

Dua Gol Legendaris Maradona

SENIN, 25 JUNI 2018 | 14:39 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

DALAM sejarah sepakbola tercatat dua gol legendaris yang keduanya dicetak oleh Diego Maradona dalam kurun waktu empat menit pada petarungan timnas Argentina melawan timnas Inggeris.

Gol Tangan Tuhan


1982, Argentina dikalahkan Inggeris dalam Perang Malvinas. Empat tahun kemudian Argentina balas dendam dengan mengalahkan Inggeris dengan skor 2-1 pada babak perempat final Piala Dunia 1986 di Meksiko.


Dua gol cetakan Maradona membawa Argentina ke babak final Piala Dunia 1986 dan akhirnya menjadi Juara Dunia dengan mengalahkan Jerman. Pada menit ke 6 awal babak ke dua laga Inggeris-Argentina, penjaga gawang Inggris, Peter Shilton lari ke luar gawang untuk menyambut bola yang melesat datang.

Meski lebih pendek ketimbang Shilton, Maradona terlebih dahulu meloncat lalu menampar bola masuk gawang Inggris. Wasit Ali Bin Nasser dari Tunisia (yang sesuai laga mengaku tidak melihat tangan Maradona menampar bola) mengakui gol tersebut sebagai skor pertama untuk Inggris.

Gol tersebut tersohor sebagai “Hand Of God Goal” alias “Gol Tangan Tuhan” akibat Maradona mengklaim campur tangan Tuhan terhadap gol kontroversial tersebut. Tentu saja klaim Maradona dicemooh oleh Inggris namun dipuja-puji oleh Argentina.

Gol Abad XX


Empat menit setelah mencetak “Gol Tangan Tuhan” Maradona membuktikan kesakti-mandragunaan dirinya di atas lapangan hijau.

Dalam waktu tidak sampai 10 detik, Maradonna melesat lincah dan tangkas menggiring bola dari tengah lapangan melewati Peter Beardsley, Peter Reid, Terry Butcher, Terry Fenwick untuk akhirnya membobol gawang Inggris yang dijaga Peter Shilton.

Gol dahsyat oleh Maradona pada Piala Dunia 1986 tersebut sedemikian menakjubkan sehingga diakui oleh FIFA sebagai “Goal of the Century” alias “Gol Abad XX”.

Terlepas dari kontroversi gol pertama, harus diakui bahwa gol ke dua Maradona yang menentukan kemenangan Argentina atas Inggris pada babak ke dua babak perempat final Piala Dunia 1986 merupakan pelampiasan balas dendam kesumat Argentina terhadap Inggris akibat Argentina dipecundangi Inggris pada perang memperebutkan kepulauan Falkland pada tahun 1982.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya