Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

PILGUB JATENG

Hanura Bebaskan Kader Pilih Ganjar-Taj Atau Sudirman-Ida

MINGGU, 24 JUNI 2018 | 22:28 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Partai Hanura tidak mengharuskan kadernya di Jawa Tengah untuk memilih salah satu pasangan calon gubernur-wakil gubernur di Pilkada 2018. Hanura membebaskan kadernya untuk memilih Ganjar Pranowo-Taj Yasin maupun Sudirman Said-Ida Fauziyah.

"Jadi Hanura ini posisinya free, bebas. Memberikan kebebasan kepada seluruh DPC-DPC Jawa Tengah untuk mana yang menguntungkan dipilih," kata Ketua DPD Partai Hanura Jateng, Bambang Raya, Minggu (24/6).

"Misalnya yang dipilih Pak Ganjar ya silahkan pilih Pak Ganjar. Pak Sudirman, ya silakan Pak Sudirman. Kita free, tidak ada instruksi harus milih siapa," sambung dia.


Sejak awal Hanura menyatakan tidak mendukung salah satu paslon. Sehingga, kata Bambang, tidak ada instruksi khusus dari DPP Partai Hanura terkait dukungan di Pilgub Jateng.

Dia menambahkan, untuk memilih calon pihaknya memberikan kebebasan pada kader-kader Hanura yang akan berpartisipasi dan menyalurkan aspirasinya di Pilgub Jateng mendatang.

"Karena kita nggak punya anggota dewan di provinsi. Sewaktu rapat-rapat di tingkat provinsi pun DPRD kita tidak pernah ikut. Memang nggak ada anggota dewan disana, oleh karena itu kita berikan kebebasan kepada seluruh  kader untuk memilih mana yang terbaik," kata dia seperti dilansir Kantor Berita RMOL Jateng.[dem]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya