Berita

Foto/RMOL Jateng

Nusantara

PILGUB JATENG

Massa PKB Tak Setia, Sudirman-Ida Tak Berdaya

KAMIS, 21 JUNI 2018 | 21:15 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin diprediksi terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah.

Hasil survei yang dirilis Lingkaran Survei Kebijakan Publik (LSKP) Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA sepekan jelang pencoblosan Pilkada Jateng menunjukkan elektabilitas pasangan Ganjar-Taj jauh di atas Sudirman Said-Ida Fauziyah.

Pasangan Ganjar-Taj yang diusung PDIP, PPP, Partai Nasdem, dan Partai Demokrat memperoleh 54%, sedangkan Sudirman-Ida, jagoan Gerindra, PKB, PKS dan PAN, hanya 13,0%.

"Dukungan untuk Ganjar tak terbendung lagi dan berkemungkinan besar terpilih lagi. Kecuali ada peristiwa politik besar yang terjadi," kata Direktur LSKP-LSI Denny JA, Sunarto Ciptoharjono  di Hotel Grand Candi, Semarang, Kamis (21/6).
"Dukungan untuk Ganjar tak terbendung lagi dan berkemungkinan besar terpilih lagi. Kecuali ada peristiwa politik besar yang terjadi," kata Direktur LSKP-LSI Denny JA, Sunarto Ciptoharjono  di Hotel Grand Candi, Semarang, Kamis (21/6).

Survei dilakukan pada 7-13 Juni 2018 dengan metode sampling multi stage random sampling. Survei melibatkan 440 responden, dilakukan dengan wawancara. Margin of error plus minus 4,8 persen.

Dari hasil survei juga tergambar bahwa mayoritas massa akar rumput PKB di Jateng tidak setia. Mereka justru memilih Ganjar-Taj, bukan Sudirman-Ida. Tercatat sebesar 41,18% akar rumput PKB menyatakan memilih Ganjar-Taj, sementara hanya 17,65% yang memberikan suaranya untuk Sudirman-Ida.

Pasangan Ganjar-Taj juga unggul suara berkat limpahan dukungan dari massa Gerindra. Meski 46,05% memilih Sudirman-Ida namun 28,95% suara dari massa akar rumput Gerindra memilih Ganjar-Taj.

"Jelas ada perbedaan signifikan antara elit politik dan massa akar rumput partai," katanya.

Hasil survei LSKP LSI juga menyimpulkan Ganjar-Taj menang dalam raihan suara pemilih berbasis Nahdlatul Ulama (NU). Ganjar-Taj mendapatkan 72,83% suara dari NU, sementara Sudirman-Ida hanya kebagian 8,92% dan sisanya belum menentukan pilihan.

Suara pemilih berbasis Muhammadiyah juga lebih menjagokan Ganjar-Taj. Sebanyak 29,09% pemilih Muhammadiyah memilih Ganjar-Taj, sedangkan 10,91% memilih Sudirman-Ida.

"Sisanya belum menentukan pilihan," tukas Sunarto seperti dilansir Kantor Berita RMOL Jateng.[dem]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya