Berita

Foto: RM

Hukum

Korban Pemukulan Herman Hery: Anak-anak Nangis Menjerit, Istri Coba Lindungi Saya

KAMIS, 21 JUNI 2018 | 18:19 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Korban penganiayaan anggota DPR RI Herman Hery, Ronny Kosasih Yuiarto menceritakan kejadian pemukulan yang dialaminya, baru-baru ini.

Menurutnya, pemukulan terjadi di depan kedua anaknya yang masing-masing berusia 7 dan 10 tahun.

"Mas bayangin anak-anak nangis jerit-jerit. Dia (anak-anak) nonton loh di dalam mobil,” kata Ronny di Mapolres Jakarta Selatan, Kamis (21/6).


Kedatangan Ronny dan kuasa hukumnya ini ke Polres Jakarta Selatan guna menindak lanjuti laporannya atas penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Herman Hery.

Ronny melanjutkan, saat penganiayaan terjadi, ada warga sekitar yang berusaha melerai. Padahal saat itu ada petugas Kepolisian yang tengah menindak alias menilang dirinya lantaran kendaraannya memasuki jalur Bus Transjakarta (Bus Way).

"Saya lihat cuma istri saya yang lindungin saya, dia yang kena tendang, saya fokus ya ke istri,” jelasnya.

Atas kejadian ini, korban mengalami luka, di bagian jarinya (kelingking dan jari manis) mengalami retak dan luka lebam dibagian kepala dan wajahnya.

Sementara, istri korban mengalami luka lebam pada tangan kiri dan kanan, kaki kanan dan rahan kanannya.

Peristiwa pengeroyokan juga telah dilaporkan secara resmi oleh kuasa hukum korban ke Mapolres Jakarta Selatan.

Rencanaya, pada senin pekan depan, pemanggilan pertama korban dan saksi untuk dilakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) akan dilakukan pihak Kepolisian. [sam]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya