Berita

Foto/RMOLJabar

Politik

Komjen Iriawan: Saya Juga Kan Sudah Disumpah Di Atas Al Quran

RABU, 20 JUNI 2018 | 21:45 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Pengangkatan Komjen M Iriawan sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat terus jadi polemik. Tapi, Iriawan tak memusingkan itu dan fokus pada tugasnya sebagai pengganti Ahmad Heryawan yang telah habis masa tugasnya sebagai gubernur.

"Saya hanya melaksanakan tugas. Saya akan pertanggungjawabkan amanah yang telah diberikan," ujarnya di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Rabu (20/6).

Iwan Bule, demikian mantan Kapolda Metro Jaya itu disapa, meminta para pihak yang menolak untuk menempuh langkah sesuai prosedur hukum.


"Jika dianggap (posisi ini) tidak pas, ya silahkan. Kan ada saluran hukumnya," katanya.

Iriawan memastikan penempatan dirinya sebagai Pj Gubernur Jabar tidak melanggar aturan perundang-undangan yang ada.

"Kan tidak mungkin lembaga besar seperti Kementerian Dalam Negeri (salah) menaruh saya di sini," katanya.

Iwan pun merasa heran penunjukkan dirinya disebut sebagai upaya untuk memenangkan pasangan TB Hasanuddin-Anton Charlian yang diusung PDIP di Pilkada Jabar.

"Tugas saya di sini kan mengawasi ASN. Saya akan tindak kalau ada anak buah yang tidak netral. Kalau saya memerintahkan agar netral tapi saya tidak netral kan lucu. Tolong jelaskan saya tidak netralnya dimana?" paparnya.

Lebih dari itu Iwan menegaskan dirinya dikukuhkan sebagai Pj setelah proses dan tahapan Pilkada Jabar berjalan. Karenanya dia menegaskan tuduhan tidak netral yang dialamatkan terhadap dirinya tidak berdasar.

"Saya ini orang Jawa Barat, putra daerah. Menurut wartawan, saya mau nggak mengorbankan nama dan karir? Kan nggak mungkinlah. Saya juga kan sudah disumpah di atas Al Quran," kata dia seperti dilansir Kantor RMOL Jabar.[dem]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya