Berita

Nugroho Prasetyo/Net

Politik

Demi UUD 1945 Asli, Panglima FPR Ingin Maju Capres

RABU, 20 JUNI 2018 | 17:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Demi mengembalikan UUD 1945 asli, Panglima Besar Front Pembela Rakyat (FPR) Nugroho Prasetyo bertekad maju di Pilpres 2019.

Nugroho yang berencana mendeklarasikan diri pada 6 Juli di Tuban, Jawa Timur, menjelaskan bahwa langkahnya ini dilakukan demi memakmurkan rakyat Indonesia.  

“Saya akan maju hendak menuju kekuasaan untuk memakmurkan rakyat Indonesia,” jelasnya sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (20/6).


Nugroho mengaku langkahnya ini tidak mudah. Sebab, dia akan terbentur dengan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold (PT).

Atas alasan itu juga, dia akan menggugat pasal 222 UU 7/2017 tentang Pemilu yang mengatur ambang batas pencalonan presiden ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Menurutnya, aturan PT tersebut telah membatasi dan memangkas hak seseorang untuk memilih dan dipilih. Dia bahkan mengaku sudah mendapat dukungan dari salah satu parpol.

“Kalau ambang batas bisa nol persen dari 16 parpol, maka akan memberikan saya tiket,” terangnya. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya