Berita

Jimly Asshiddiqie/Net

Politik

Ini Saran Jimly Agar Uji Materi Presidential Threshold Dikabulkan MK

MINGGU, 17 JUNI 2018 | 03:59 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Mantan Ketua Hakim Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie menilai uji materi ambang batas presiden atau Presidential Threshold (PT) yang diajukan kembali bisa berpeluang menang jika argumen yang diajukan berbeda dari sebelumnya.

Menurutnya uji materi PT akan sia-sia jika pemohon masih mengajukam argumen hukum yang sebelumnya dipertimbangkan. Sebab MK bisa saja langsung menolak permohonan tersebut.

Jimly menjelaskan argumen yang berbeda tersebut seperti pasal yang digunakan di UUD 1945 harus berbeda dengan gugatan-gugatan sebelumnya.


"Jadi bisa aja (ada peluang dikabulkan oleh MK)," kata Jimly saat menghadiri open house di Kediaman Oesman Sapta Oedang (OSO), Jakarta, Sabtu (16/6).

Namun demikian Jimly menyarankan agar uji materi ini diajukan pada pemilu selanjutnya. Sebab jika MK mengabulkan gugatan maka aturan tersebut harus digunakan. Sementara tahapan pemilu 2019 sudah dimulai pada Agustus mendatang.

"Jika ada perubahan sesudah pendaftaran capres-cawapres, dan seterusnya, itu sudah tidak bisa dipecah-pecah, jadi (tahapan pemilu) tidak bisa diganggu. Kalau diterapkan untuk pemilu saat ini (pemilu 2019) bisa kacau. Waktunya sudah sangat dekat," ujarnya. [nes]


Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya