Berita

Bambang Soesatyo/RMOL

Politik

Gugatan Presidential Threshold Bisa Menimbulkan Kegaduhan Politik

JUMAT, 15 JUNI 2018 | 19:25 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait ambang batas pencalonan Presiden dan Wakil Presiden atau Presidential Treshold sangat menentukan situasi politik Indonesia.

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo menjelaskan, apabila permohonan uji materi di Pasal 222 UU 7/2017 tentang Pemilu tersebut dikabulkan MK, maka akan menimbulkan kegaduhan politik.

"Saya tidak bisa membayangkan manakala MK mengabulkan permohonan tersebut, maka akan timbul kegaduhan-kegaduhan lagi saya rasa," ujar dia di Rumah Dinas Widya Candra, Jakarta Selatan, Jumat (15/6).


Politisi Golkar yang akrab disapa Bamsoet ini mengimbau MK untuk bisa mengikuti apa yang telah diputuskan oleh DPR RI bersama Pemerintah.

Hal itu penting dilakukan agar situasi politik jelas dan pesta demokrasi terjaga, serta kondusif.

"Kita berharap apa yang sudah diputuskan oleh DPR dan Pemerintah yang diambil MK, tujuannya untuk meminimize kegaduhan dan situasi politik kita tetap kondusif," demikian Bamsoet. [sam]

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya