Berita

Foto: RMOL

Nusantara

Puncak Kemacetan Arus Mudik 19-20 Juni

KAMIS, 14 JUNI 2018 | 14:59 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Arus balik mudik lebaran akan dimulai sejak H+2 Lebaran 2018 yaitu Sabtu (16/6). Sementara puncak kemacetan arus balik tersebut diprediksi akan terjadi pada H+4 sampai H+5 Lebaran 2018 yaitu tanggal 19-20 Juni 2018 mendatang.

Hal itu sebagaimana diutarakan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi di kantor Korlantas Polri, MT Haryono, Cikoko, Jakarta Selatan (Kamis, 14/6).

"Puncak arus mudik akan terjadi ada 19-20 Juni," jelasnya.


Budi Karya mengimbau, kepada pengguna kendaraan 3 sumbu untuk tidak melalui atau menggunakan jalur-jalur tol dan tol fungsional pada tanggal tersebut.

"Oleh karenanya kami ingin menambahkan imbauan kepada para Kendaraan 3 Sumbu untuk dibuatkan surat ederannya agar tidak melewati jalur-jalur tol dan tol fungsional tersebut," jelasnya.

Budi Karya juga mengimbau kepada para pemudik untuk dapat menghindari kedua hari puncak Arus Balik Mudik tersebut agar dapat mengurangi atau menghindari kemacetan.

"Untuk para pemudik, pulanglah lebih awal atau setelah tanggal 19-20 Juni bila ingin terbebas dari macet," imbaunya.

Terkait dengan jalur tol fungsional untuk arus balik lebaran, dia menjelaskan tidak ada perubahan terhadap ruas yang digunakan.

"(Ruas tol fungsional) Sama. Sama persis jadi nanti detailnya Kakorlantas yang akan mengkoordinirnya karena posisinya berbeda kalau dulu kan dari besar ke kecil kalau sekarang kan kecil ke besar sehingga Kakorlantas harus berikan treatment, info serta edukasi," jelas Budi Karya. [sam]

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya