Berita

Moeldoko/Net

Politik

Moeldoko: Niatan Baik Korea Utara Layak Dihargai

KAMIS, 14 JUNI 2018 | 01:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Niat baik Korea Utara untuk menjaga perdamaian di Semenanjung Korea dengan menghentikan program nuklir layak dihargai.

Begitu puji Kepala Staf Presiden Jenderal (Purn) TNI Moeldoko mengapresiasi pertemuan antaran pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Singapura, Selasa (12/6) lalu. Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan tentang program denuklirisasi Korea Utara.  

"Bagi sebuah negara, yang perlu kita lihat adalah niatnya," kata Moeldoko dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/6) sore.


Bagi Moeldoko, niat sebuah negara merupakan hal yang perlu diperhitungkan dalam hubungan politik luar negeri. Sebuah negara, harus mampu mengukur niatan negara lain, apakah itu mau menginvasi atau mau berdamai.

"Ketika mau berperang, niat itu yang perlu kita kenali," sambung mantan panglima TNI itu.

Moeldoko menjelaskan bahwa selama ini program nuklir yang dilakukan Korea Utara telah berimplikasi pada hubungan antar negara di Semenanjung Korea. Sehingga dengan adanya niat baik dari Kim Jong Un untuk mau menghentikan program nuklir, maka hal itu patut diapresiasi.

“Harus diakui, pengembangan senjata nuklir Korea Utara ini berimplikasi pada psikologis negara-negara tetangganya," kata Moeldoko. [nes]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya