Berita

Kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati Empat Lawang/Net

Hukum

Polisi Sudah Kantongi Identitas Pelaku Bentrokan Di Empat Lawang

KAMIS, 14 JUNI 2018 | 00:51 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Polda Sumatera Selatan telah mengantongi identitas pelaku bentrok antar massa pendukung dua calon pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Empat Lawang.

Akibat peristiwa yang terjadi di Jalan Lintas Bengkulu-Empat Lawang, daerah Padang Tepong, Sumatera Selatan, Selasa (12/6) itu, satu orang bernama Beni warga Kecamatan Muara Pinang, Empat Lawang tewas.
 
"Diharapkan tersangka menyerahkan diri karena sudah diketahui identitasnya," kata Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Slamet Widodo, kepada wartawan, Rabu (13/6).


Slamet menjalaskan terjadinya bentrokan antar dua pendukung paslon terjadi menjelang adzan maghrib. Hak ini dipicu lantatan salah satu dari massa pendukung paslon hendak melakukan buka puasa bersama di posko pemenangan.

"Trus berpapasan, lewat poskonya dan terjadi ketegangan, keributan hanya mau buka puasa dan di posko," jelasnya.

Terkait ditemukannya senjata api, kata Slamet saat ini masih didalami oleh pihak Kepolisian.

Bentrokan ini jadi perhatian Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, Panglima Kodam II Sriwijaya Mayjen TNI AM Putranto dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara.

Menurut Irjen Zulkarnain, pihaknya akan menyelidiki dugaan adanya penyelenggara pemilu di Kabupaten Empat Lawang yang tidak netral dengan memihak salah satu calon.

Irjen Zulkarnain menjelaskan, dugaan keberpihakan penyelenggara pemilu ini ditengarai menjadi pemicu terjadinya bentrok antarmassa pendukung calon nomor urut 1, H David Hardiyanto-H Eduar Kohar dan timses nomor urut 2, Joncik Muhammad-Yulius, yang menyebabkan satu orang tewas serta tiga lainnya kritis. [nes]

 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya