Berita

Foto/Net

Nusantara

Distribusi Kedatangan Tak Merata Jadi Penyebab Kemacetan Cawang- Cikarang

RABU, 13 JUNI 2018 | 18:56 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Ketua Harian Posko Nasional Angkutan Mudik Lebaran 2018, Pramintohadi Sukarno menjelaskan penyebab kemacetan sepanjang 28 kilometer yang terjadi mulai kawasan Cawang, Jakarta Timur hingga Gerbang Tol Cikarang Utama.

Menurutnya, kemacetan tersebut terjadi sebab akibat distribusi kedatangan kendaraan yang tidak merata hingga menyebabkan penumpukan pada H-3, Selasa (12/6) malam.

"Distribusi kedatangannya tidak merata hingga menumpuk di malam hari, sebab kebanyakan pemudik jalan di waktu malam dan libur pekerja swasta juga baru mulai kemarin," ujar Pramintohadi Sukarno di Posko Nasional Angkutan Lebaran Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (13/6).


Ia juga menjelaskan bahwa H-3 kemarin, merupakan puncak arus mudik kedua untuk moda angkutan darat setelah sempat terjadi puncak arus mudik sebelumnya di H-6.

"Memang kemarin itu puncak mudik kedua tertinggi untuk angkutan darat," tambahnya.

Berdasarkan laporan harian Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, tercatat bahwa volume lalu lintas memasuki GT Cikarang Utama pada H-3 mencapai 104.690 unit kendaraan. Di mana jika dibandingkan dengan volume tahun lalu, 2017 terjadi peningkatan sebesar 206,54 persen. [fiq]

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya