Berita

Megawati dan Jokowi/Net

Politik

Soal Cawapres, Jokowi Disuruh Mega Minta Petunjuk Tuhan

RABU, 13 JUNI 2018 | 11:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bertemu di Istana Batutulis Bogor, Selasa (12/6) sore. Pertemuan dimulai pada pukul 17.10 dan sempat diselingi buka puasa bersama.

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristoyanto menyebut bahwa pertemuan yang berlangsung selama 2 jam lebih 10 menit itu berlangsung secara hangat.

“Pertemuan dalam suasana sangat akrab dan berulang kali kedua pemimpin tersebut tertawa lepas menggambarkan hangatnya pertemuan di Batu Tulis tersebut,” ujarnya sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (13/6).


Pertemuan diselingi buka puasa bersama, dan seperti kebiasaan sebelumnya, Ibu Megawati secara khusus menyiapkan sajadah untuk Pak Jokowi untuk keperluan Beliau menjalankan sholat Maghrib”, ujar Hasto Kristiyanto.

Hasto menyebut bahwa Mega memanfaatkan pertemuan ini untuk mengapresiasi kinerja Jokowi yang berhasil membuat mudik tahun ini lancar.

“Kerja, kerja dan kerja terbukti menjadi jawaban paling tepat di tengah berbagai kritikan. Hasilnya sudah terbukti, infrastruktur untuk mengenjot pertumbuhan ekonomi ke depan telah dibangun dengan baik,” jelasnya.

Selanjutnya, pembahasan keduanya memasuki hal-hal yang strategis, seperti sosok calon wakil presiden yang akan mendampingi Jokowi di Pilpres 2019.

Dalam kesempatan itu, Megawati Soekarnoputri memberikan masukan agar segala sesuatu dilakukan dengan pertimbangan matang, dan terus melakukan kontemplasi agar benar-benar memahami aspirasi rakyat Indonesia.

Kata Hasto, Mega juga meminta Jokowi untuk memohon petunjuk dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Siapapun yang ditetapkan sebagai cawapres ke depan, maka Pak Jokowi dan calon wakilnya merupakan satu kesatuan. Momentumnya dilakukan pada saat yang tepat,” kata Hasto menirukan pernyataan Mega ke Jokowi.

Pertemuan ini diakhiri foto bersama dengan latar belakang lukisan Bung Karno, proklamator dan penyambung lidah rakyat Indonesia. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya