Berita

Foto/Net

Nusantara

PDIP Akan Lepas 8 Ribu Lebih Peserta Mudik Bareng Gratis

SENIN, 11 JUNI 2018 | 17:40 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Setelah membuka seluas-luasnya pendaftaran kepada masyarakat umum, DPP PDI Perjuangan siap memberangkatkan 8.829 peserta mudik bareng gratis, Selasa (12/6) mulai pukul 09.30 WIB.

Bertempat di Sekretariat DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pelepasan akan dilakukan langsung oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani.

“Mudik adalah momen gembira bagi siapapun yang melakukannya, karena pemudik segera berjumpa sanak saudara di kampung halaman saat Hari Raya Lebaran. Karenanya, kita juga ingin melepas 8 ribu lebih pemudik ini dengan penuh kegembiraan,” kata Puan di Jakarta, Senin (11/6).


Puan mengapresiasi kegiatan mudik bareng gratis yang terus dilakukan PDI Perjuangan sejak 2003 tersebut.

“Saya dengar setiap tahunnya jumlah pemudik terus bertambah. Artinya, kegiatan ini semakin baik karena semakin bermanfaat bagi lebih banyak orang,” kata Puan yang juga Ketua DPP PDIP.

Dalam kesempatan yang sama, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, menjelaskan jumlah peserta mudik bareng gratis naik dari 5.800 peserta pada 2017 lalu, menjadi 8.829 peserta pada tahun ini.

“Kenaikannya luar biasa, 3 ribuan peserta. Artinya, 50 persen lebih,” ujar Hasto.

Hasto mengatakan, mudik bareng gratis ini adalah wujud komitmen kerakyatan PDI Perjuangan yang akan terus dilakukan setiap musim Lebaran.

“Dalam tradisi mudik inilah nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, persatuan dan gotong-royong dapat kita wujudkan bersama-sama,” ujarnya.

Ketua Panitia Mudik Bareng Gratis PDIP 2018, Utut Adianto, memaparkan 8.829 pemudik akan diantar menggunakan dua jenis moda transportasi, yakni 8.104 pemudik menggunakan bus dan 725 pemudik menggunakan kereta api (KA).

“Yang menggunakan bus berangkat dari Lenteng Agung, sedangkan yang menggunakan KA berangkat dari Stasiun Senen,” jelas Utut.

Wasekjen PDIP ini menjelaskan, pemudik bus akan diantar dengan 143 armada menuju Jawa Tengah, Jawa Barat (Kota Cirebon), Jawa Timur dan Yogyakarta. Sementara pemudik KA diantar menuju Stasiun Surabaya, Malang, Yogyakarta dan Semarang.

“Semua berangkat pada hari yang sama Selasa 12 Juni, namun dengan jam keberangkatan yang berbeda-beda,” jelasnya. [fiq]

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya