Berita

Fahri Hamzah/Net

Politik

Wajar Amien Rais Masih Didorong Maju Capres

SENIN, 11 JUNI 2018 | 09:09 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ketua Dewan Kehormatan DPP PAN Amien Rais memang sering kritis kepada pemerintahan. Sikap itu dia tunjukkan karena dia paham reformasi yang sekarang dijalani.

“Beliau tahu kapasitas apa yang diperlukan untuk menggerakkan mesin demokrasi Indonesia yang canggih ini. Itu yang bikin beliau krisis,” puji Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah  dalam kicauannya di akun Twitter @fahrihamzah, Senin (11/6).

Menurutnya, Amien Rais memiliki pandangan bahwa demokrasi di Indonesia memiliki mesin yang super canggih. Jika mesin itu dikendarai orang yang punya kapasitas, maka Indonesia akan terbang jauh melampaui semua negara. Setidaknya ketimbang negara-negara lain yang merdeka bersamaan dengan Indonesia, seperti malaysia, Korsel, taiwan, RRT, dan lainnya.


“Tapi malang nasib kita, bukannya pemimpin tambah canggih eh malah tambah amatir. Inilah fakta yang membuat Amien terus merasa harus terus bicara. Orang-orang harus dibangunkan, kebenaran harus disampaikan seperti kata Rendra,” sambungnya.

Atas alasan itu juga, Fahri menilai wajar jika Amien Rais, yang kini berusia 74 tahun tetap mendapat dorongan untuk maju lagi sebagai calon presiden.

“Toh Mahathir yang lahir 10 Juli 1925 (93 tahun) baru Dilantik menjadi PM baru malaysia. Mereka berkawan,” sambungnya.

“Terus terang, setelah Mahathir naik kembali, saya mendorong para senior untuk maju kembali, Ibu Mega, Pak JK, bahkan Pak Habibie, dan yang masih memenuhi syarat sah-nya. Sebab syarat kapasitas dari mereka ada. Dan Amien Rais telah mulai,” tukas Fahri. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya