Berita

Politik

4 Ribu Aktivis 98 Sudah Daftar Ikut Rembuk Nasional

MINGGU, 10 JUNI 2018 | 23:55 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Rembuk Nasional Aktivis 98 akan di Monumen Nasional (Monas) pada 7 Juli 2018 ditargetkan dihadiri 5 ribu aktivis dari seluruh Indonesia.

"Per hari ini yang mendaftar (hadir) sudah 4 ribuan," kata ketua panitia Sayyed Junaidi Rizaldi di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (11/6).

Soal kehadiran peserta sudah dilakukan konsolidasi lewat jalur darat dan udara atau dunia maya. Di Jakarta, aktivis dari 60 kampus sudah menyatakan siap meramaikan rembuk nasional. Total aktivis yang memastikan hadir berasal dari 12 provinsi.


"Untuk estimasi kalau ditabulasikan semua ada 32 ribu aktivis 98 se-Indonesia yang sudah konfirmasi melalui konsolidasi darat," paparnya.

Rembuk Nasional diadakan dengan tujuan memusyawarahkan pemikiran dan menyatukan langkah untuk menegaskan pentingnya menyelamatkan keindonesian. Ancaman nyata yang mereka rasakan saat ini adalah berkembangnya radikalisme, intoleransi dan terorisme.

Sayyed mengatakan Rembuk Nasional bakal dihadiri Presiden Joko Widodo.

"Beberapa waktu yang lalu kita bertemu dengan bapak Presiden di Semarang, kemungkinan beliau akan memberi ruang dan waktunya untuk hadir dengan kapasitas sebagai presiden RI," tambahnya.

Untuk ijin penggunaan Monas sebagai lokasi kegiatan, Sayyed mengatakan sudah dikomunikasikan dengan pemprov DKI. Dia yakin Gubernur Anies Baswedan memperobolehkan kegiatan tersebut dilangsungkan.

"Kita sudah mengajukan ijin ke bapak Gubernur Anies Baswedan dan saya pikir tidak ada masalah karena ini kegiatan yang bersifat kebangsaan," ujar Sayyed.[dem]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya