Berita

Moeldoko/Net

Politik

Moeldoko Serukan Jihad Pemberdayaan Ekonomi Umat

SABTU, 09 JUNI 2018 | 23:37 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Seruan jihad disampaikan oleh pemerintah melalui Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal (purn) TNI Moeldoko. Namun, bukan jihad berperang yang dia serukan, melainkan jihad untuk menghidupkan serta menggerakkan ekonomi umat.

Seruan itu disampaikan dalam acara peluncuran ‘Tebar Kado Ramadhan dan Mudikmu Aman’ yang diselenggarakan Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) di kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Menteng Raya Jakarta, Jumat (8/5) lalu.

Mantan Panglima TNI itu menjelaskan bahwa saat ini pemerintah tengah berupaya keras dalam menggerakkan ekonomi umat. Atas alasan itu, dia menyampaikan rasa terima kasih kepada Lazismu yang telah ikut berkontribusi dalam menghidupkan ekonomi umat.


“Memberdayakan orang yang tidak berdaya, membantu orang-orang yang dalam kesulitan, dan mengangkat pendidikan anak-anak kita yang kurang mampu adalah implementasi dari makna jihad,” ujar Moeldoko dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu (9/6).

Moeldoko yakin Lazismu bisa menyampaikan bantuan kepada pihak yang benar-benar membutuhkan dan juga bisa mengelolanya dengan baik. Oleh karena Itu, ia bersedia bergabung dan menjadi bagian dari Lazismu.

Sementara itu, Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Muhammad Cholil Nafis mengaku sepakat dengan makna jihad yang disampaikan Moeldoko.

Menurutnya, jihad yang baik adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Dia menjelaskan bahwa jihad dibagi menjadi dua, yakni untuk diri sendiri dan untuk orang lain.

“Jadi baik membantu secara ekonomi atau dakwah, bahkan mencari nafkah, itu juga merupakan jihad,” tukasnya.

Terpisah, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut bahwa Lazismu memang bertekad kuat dalam memberdayakan ekonomi umat.

Sebab, selain 8 golongan orang yang berhak menerima zakat, Lazismu juga menyalurkan untuk bantuan modal bagi orang kecil yang ingin usaha. Lazismu, sambungnya, memiliki tekad untuk membuat penerima bantuan naik tingkat.

"Jadi pergerakan ekonomi masyarakat terus maju. Jika ekonomi bagus tentu baik untuk negara," pungkasnya. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya