Berita

Yahya Cholil Staquf/Net

Dunia

Palestina Kecewa Atas Perjalanan Yahya Staquf Ke Israel

JUMAT, 08 JUNI 2018 | 21:36 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pihak Palestina dikabarkan keberatan dengan kunjungan anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Yahya C. Staquf, yang juga Sekjen atau Katib Aam PB Nahdlatul Ulama, ke Israel.

Sumber tidak resmi Kedubes Palestina di Jakarta, mengatakan, Kementerian Luar Negeri Palestina telah mengirimkan semacam surat protes kepada Kementerian Luar Negeri Indonesia.

Yahya Staquf hadir memenuhi undangan Israel Council on Foreign Relations (ICFR), sebuah forum independen yang mempelajari dan membahas kebijakan luar negeri, terutama yang berkaitan dengan Israel dan bangsa Yahudi. Organisasi ini mendapatkan bantuan dari dengan Kongres Yahudi Dunia.


Mantan jurubicara Presiden Abdurrahman Wahid ini akan menyampaikan kuliah umum berjudul Shifting Geopolitical Calculus: From Conflict to Cooperation pada tanggal 13 Juni mendatang.

Kuliah umum akan diselenggarakan du David Amar Worldwide North Africa Jewish Heritage Center, Jerusalem.

Kehadiran anggota Wantimpres ke Israel dinilai tidak benar. Rakyat dan pemerintah Palestina merasa kecewa.

Apalagi dilakukan tak lama setelah tentara Israel membantai demonstran di Jalur Gaza.

Redaksi telah menghubungi Jurubicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir, untuk menanyakan protes pihak Palestina.

Arrmanatha yang ketika dihubungi sedang berada di New York mendampingi Menlu Retno Marsudi dalam pemilihan Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. [dem]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya