Berita

GP Nasdem/Net

Politik

Gelar Santunan Panti Asuhan, Bukti GP Nasdem Tak Melulu Bicara Politik

JUMAT, 08 JUNI 2018 | 05:38 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Garda Pemuda Nasdem merupakan organisasi kepemudaan sayap Nasdem yang peduli pada anak-anak, terutama anak-anak yang telah ditinggal oleh orang tuanya.

Atas alasan itu, segenap jajaran pengurus DPP Garda Pemuda Nasdem menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama Panti Asuhan Nurul Hasanah di yang berlokasi di daerah Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (6/6) lalu.

Acara bertajuk “Pentingnya Pendidikan untuk Masa Depan yang Lebih Cerah” tersebut merupakan apresiasi GP Nasdem terhadap dunia pendidikan agar anak-anak panti asuhan termotivasi untuk belajar lebih giat dan dapat merealisasikan cita-cita mereka di masa depan.


Begitu kata Ketua Pelaksana Acara, Duwi Pratiwi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (7/6).

Duwi juga menyebut bahwa kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa GP Nasdem tidak un sich bicara politik.

“Kami ingin membuktikan bahwa organisasi kepemudaan yang berafiliasi dengan partai tidak melulu bergerak di dunia politik, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap pentingnya pendidikan bagi anak-anak demi kemajuan bangsa,” jelasnya.

Dalam acara ini, GP Nasdem memberikan donasi sebesar Rp 19.345.000 serta bantuan dalam bentuk perlengkapan ibadah, perlengkapan belajar, dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Selain itu, turut dibagikan peralatan sekolah khususnya untuk mereka yang sedang duduk di bangku sekolah mulai dari SD, SMP, SMA hingga kuliah.

Santunan dibagikan langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP GP Nasdem, M. Haerul Amri. Menurutnya, santunan ini merupakan sikap kepedulian DPP Garda Pemuda NasDem kepada sesama dalam meningkatkan ibadah sosial di bulan yang penuh keberkahan ini.

“Kita bersyukur dapat berkumpul menjalin silaturahim di sini. Pertemuan ini tidak lain karena hikmah bulan puasa sehingga kita bisa saling berbagi,” tukasnya. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya