Berita

Masayoshi Son/Net

Jaya Suprana

Kiprah Masayoshi Son Di Blantika Industri Teknologi

RABU, 06 JUNI 2018 | 11:52 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

INDUSTRI teknologi melahirkan para mahabintang yang gemerlap menghias angkasa semesta ekonomi. Misalnya Steve Jobs dari Apple, Jeff Bezoz dari Amazon, Jack Ma dari Alibaba, Mark Zuckerberg dari Facebook, Elon Musk dari Tesla dan lain sebagainya.

Mendadak tampil seorang mahabintang baru di blantika industri teknologi: Masayoshi Son.

Softbank  

Masayoshi Son adalah seorang warga negara Jepang keturunan Korea pendiri perusahaan telekomunikasi bernama SoftBank yang semula kaliber biasa-biasa saja yang mungkin semula kalah besar ketimbang Telkom Indonesia.

Masayoshi Son adalah seorang warga negara Jepang keturunan Korea pendiri perusahaan telekomunikasi bernama SoftBank yang semula kaliber biasa-biasa saja yang mungkin semula kalah besar ketimbang Telkom Indonesia.

Namun mendadak nama Masayoshi Son mulai ikut tampil di permukaan panggung para mahabintang industri teknologi ketika pada tahun 2016 putera mahkota kerajaan Arab Saudi, Muhammad bin Salman dengan investasi industri teknologi sebesar 45 miliard alias 45.000.000.000 dolar Amerika Serikat atau pada masa naskah ini ditulis senilai dengan sekitar 630.000.000.000.000 rupiah dengan 13  angka nol setelah 63 masuk ke dalam Vision Fund yang diprakarsai dan dikelola oleh Masayoshi Son.

Vision Fund

Kemudian para investor dari Abu Dabhi, India, Eropa, USA dan lain-lain merasa tertarik untuk bergabung ke Vision Fund prakarsa Masayohi Son yang  apabila ditambahkan dengan modal yang dimiliki SoftBank sendiri sebesar US$ 25.000.000.000  berarti Masayoshi Son memiliki dana investasi senilai lebih dari sekitar US$ 100.000.000.000 atau Rp 1.400.000.000.000.000.

Jumlah fantastis itu mengungguli keseluruhan investasi global industri teknologi sedunia pada tahun 2016 yaitu “hanya” US. 63.000.000.000 sekaligus 4 lipat lebih besar ketimbang jumlah ekuitas pribadi yang pernah dihimpun di planet bumi ini. Maka berbagai pihak menobatkan Masayoshi Son sebagai “The Most Powerful Investor” di khasanah industri teknologi planet bumi masakini.

Meski “power” bukan serta merta berarti sama dengan “success” apalagi di gelanggang industri venture-capital jamanow dengan anekaragam beban perubahan gaya kuantum yang tak terduga bahkan tak terbayangkan sebelumnya oleh sekedar apa yang disebut sebagai logika atau akal sehat. [***]


Penulis adalah Pembelajar Perubahan Suasana Ekonomi Dunia Jamanow


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya