Berita

M Iqbal/RMOL

Pertahanan

Soal Terorisme, Polri Imbau Seluruh Kampus Perketat Pengawasan

SENIN, 04 JUNI 2018 | 17:41 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Usai Densus 88 Antiteror menangkap tiga alumni Unirversitas Riau lantaran terlibat tindak pidana teroris, Polri menilai kampus cukup rentan untuk dimasuki semua pihak termasuk kelompok teroris.

Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Mohammad Iqbal menyarankan kepada pihak kampus untuk melakukan pengetatan dan kontrol terhadap pihak-pihak yang masuk kampus, untuk lebih waspada dengan ajaran radikalisme yang beredar.

"Jadi kita dalam hal ini bukan hanya Polri sendiri, ada berbagai lembaga BNPT dan lain lain mendorong pihak kampus untuk lebih  awas dengan ajaran ajaran radikal. Ingat ya, ajaran radikal," ungkap Iqbal di Mabes Polri, Jakarta, Senin (4/6).


Iqbal menambahkan, BNPT memiliki peran yang cukup sentral dalam hal deradikalisasi. Namun, dengan adanya kejadian di Universitas Riau, Polri berharap hal ini bisa menjadi wake up call bagi seluruh pihak terkait pentingnya deradikalisasi.

"Jadi semua masyarakat bersatu padu untuk mempersempit ruang gerak (radikalisme), kita tutup ruang gerak," kata Iqbal.

Bukan hanya kampus, Iqbal mengingatkan, seluruh instansi pembelajaran juga diharapkan waspada agar tidak dimasuki ajaran radikalisme.

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror melakukan penggeledahan di Universitas Riau pada Sabtu (2/6). Dari penggeledahan dan pengembangan perkara tiga orang diamankan. Adapun tersangka yang diamankan adalah MNZ(33 tahun). Lalu RB alias D (34 tahun) dan OS alias K (32 tahun) juga diamankan. Mereka bertiga merupakan mantan mahasiswa Unri. [fiq]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya