Berita

Setyo Wasisto (tengah)/RMOL

Pertahanan

Terduga Teroris Di Universitas Riau Dipastikan Jaringan JAD

MINGGU, 03 JUNI 2018 | 16:01 WIB | LAPORAN:

Satu tersangka terduga terorisme berinisial MNZ alias zam zam alias jack yang ditangkap di Universitas Riau pada Sabtu (2/6), dipastikan bagian jaringan Jamaah Ansarut Daulah (JAD).

"MNZ alias zam zam terkait secara jaringan dengan Bagus Nugraha alias Kholid, kelompok Jamaah Ansarut Daulah yang tewas dalam penangkapan kelompok JAD Bekasi-JAD Pekalongan pada Minggu 13 Mei, di Cianjur Jawa Barat," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Minggu (3/6).


Selain itu, kata Setyo, MNZ juga berkaitan dengan jaringan JAD yang menyerang Polda Riau yang dikomandoi  tersangkan dengan nama Pak Ngah pada 16 Mei lalu.

Selain itu, kata Setyo, MNZ juga berkaitan dengan jaringan JAD yang menyerang Polda Riau yang dikomandoi  tersangkan dengan nama Pak Ngah pada 16 Mei lalu.

"Tersangka mengakui bahwa sebelum penyerangan Polda Riau, Pak Ngah dan kelompoknya pernah memesan dibuatkan bom kepada yang bersangkutan (MNZ)," jelasnya.

Bersama MNZ, Tim Densus 88 Antiteror juga mengamankan dua orang yang kini statusnya masih sebagai saksi. Pelaku diduga akan meledakkan bom di Gedung DPR RI atau DPRD.

Barang bukti yang diamankan dua buah bom pipa siap pakai, dua busur panah dan 8 anak panah, satu senapan angin, satu video dari isis dan satu buku yang berisi cara merakit bom.

Selain itu, juga ditemukan beberapa serbuk berwarna putih, abu-abu, hitam dan cairan kuning yang diindentifikasi Tim Laboratorium Forensik sebagai material peledak. [fiq]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya