Berita

Moeldoko/Net

Pertahanan

Moeldoko: Agama Dan Pancasila Saling Memperkuat Antiterorisme

MINGGU, 03 JUNI 2018 | 13:44 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pancasila dan agama memiliki hubungan saling memperkuat dalam menangkal penyebaran paham radikalisme dan terorisme di negeri ini. Apalagi, kini paham berbahaya itu telah menyusup ke dunia pendidikan dan mengancam generasi penerus bangsa.

Begitu kata Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (purn) Moeldoko memuji peringatan Nuzulul Quran yang dirangkai dengan peringatan Hari Lahir Pancasila oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor di kantor GP Ansor, Jakarta, Sabtu malam (2/6).

"Hubungan antara agama dengan Pancasila saling memperkuat, bukan bertentangan," ujarnya sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi.


Dia menyebut bahwa peran agama dan Pancasila sangat penting dalam menangkal paham radikal dan terorisme yang kini tengah marak di Indonesia. Apalagi paham itu sudah mulai masuk ke ranah pendidikan, seperti penangkapan tiga terduga teroris di Universitas Riau, kemarin sore.

Pemerintah, sambungnya, bisa melakukan tindakan represif dalam melawan terorisme dengan melibatkan unsur Polri dan TNI.

Namun begitu, Moeldoko juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk turut membantu pemerintah menangkal paham radikal lewat langkah-langkah preventif.

"Seluruh elemen, para aktor, pejabat, dan masyarakat harus memberi contoh dan teladan baik bagi anak-anak kita," tukasnya. [wid]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya