Berita

Foto: ESDM

Bisnis

Menteri Jonan Jajal Motor Penjual BBM Di Jalur Mudik

SABTU, 02 JUNI 2018 | 14:32 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Untuk menjamin pasokan BBM saat arus mudik dan balik lebaran tahun ini, Pertamina telah menyiapkan 200 motor penjual BBM yang ditempatkan di sekitar daerah rawan kemacetan. Bahkan 40 motor diantaranya melayani penjualan di jalur tol Jawa.

"Satu motor dapat membawa 50 liter. Total motor BBM yang disiapkan di jalur mudik Jawa dan Sumatera sekitar 200 motor untuk antisipasi kendaraan yang kehabisan BBM saat terjebak macet," ungkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan saat meninjau SPBU di rest area tol Cipali kilometer 102 A, dalam keterangan yang diterima redaksi.

Pada kesempatan itu, Menteri Jonan juga sempat mencoba motor penjual BBM. Pada motor tersebut terdapat 5 dirijen yang masing-masing dapat terisi 10 liter BBM.


Dalam rangka mengantisipasi permintaan BBM jenis premium, akan ada tambahan sebanyak 571 SPBU di Jawa Madura Bali (Jamali) yang akan menjual Premium.

"Sesuai arahan bapak Presiden, sebisa mungkin Premium disediakan lebih merata. Jadi SPBU yang menjual Premium akan meningkat dari sekitar 1500 SPBU menjadi 2000 lebih SPBU di Jamali. Satu hari satu SPBU bisa suplai Premiun 8000 liter, itu cukup. Itu banyak lho," ungkap Menteri Jonan.

Jonan menambahkan tambahan sebanyak 571 SPBU yang menjual Premium akan siap operasi bertahap paling lambat 6 Juni 2018.

SPBU di tol Cipali km 57A ini merupakan satu dari 7 titik fasilitas penyediaan BBM di jalur mudik Jakarta-Surabaya yang ditinjau Menteri Jonan pada hari Sabtu (2/6) dan Minggu ini. Sebelum SPBU tersebut, Jonan telah meninjau SPBU tol Cikampek km 57 dan Terminal BBM Cikampek.

Dalam kunjungan lapangsn tersebut Menteri Jonan didampingi oleh Plt Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati beserta jajaran. [dem]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya