Berita

Zudan Arif/Net

Hukum

Dirjen Dukcapil Kemendagri Diperiksa KPK Soal KTP-El

KAMIS, 31 MEI 2018 | 15:09 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendalami kasus pengadaan KTP Elektronik (KTP-el) yang diduga merugikan negara sebesar Rp 2,3 triliun.

Kali ini penyidik KPK memanggil Dirjen Dukcapil Kementrian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrulloh.

Jurubicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, Zudan yang namanya tidak ada dalam jadwal pemeriksaan tersebut akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka kasus KTP-el, Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Masagung.


"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MOM dan IHP," kata Febri kepada wartawan di Jakarta, Kamis (31/5)

Febri menambahkan jika Zudan sudah tampak hadir sekitar pukul 10.15 WIB dan sampai saat ini sedang dalam proses pemeriksaan.

Irvanto merupakan keponakan dari terpidana kasus KTP-el, Setya Novanto dan kala itu menjabat sebagai Direktur PT Murakabi Sejahtera merangkap Ketua Konsorsium Murakabi.

Sementara Made Oka Masagung merupakan komisaris dari perusahaan dagang dan penerbitan bernama Delta Energi.

Mereka diduga ikut mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 2,3 triliun dari nilai proyek Rp 5,9 triliun.

Dalam kasus ini, mereka disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat 1 Subsider Pasal 3 UU 31/1999 sebagaimana diubah dalam UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. [fiq]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya