Berita

Foto: Net

Nusantara

Peduli Sesama, BPKN Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim

KAMIS, 31 MEI 2018 | 08:07 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Tujuan beribadah tidak semata-mata mendekatkan diri kepada Tuhan yang Maha Esa, tetapi juga menyadarkan umat beragama peduli terhadap kemanusiaan.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), Rolas Sitinjak saat memberikan santunan dan berbuka puasa bersama dengan anak yatim dan panti jompo yang digelar oleh BPKN di Yayasan Amal Wanita, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (30/5).

Kata dia, bulan suci Ramadan merupakan momentum baik untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Khususnya dengan menebar cinta kasih dengan membantu orang-orang yang membutuhkan ularan tangan.


“Sejatinya dalam beragama adalah saling membantu. Jika diberikan kemampuan kita harus membantu. Sehingga keagamaan yang kita jalani memiliki arti nyata kepada kemanusian,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (31/5).

Dalam kesempatan itu, Ketua BPKN Ardiansyah Parman memberikan tausiah yang memotivasi kaum dhuafa meningkatkan kewaspadaan diri dalam bertransaksi dan mengkonsumsi barang serta jasa.

Dia mengingatkan bahwa Allah telah memerintah manusia untuk selalu jujur dan adil dalam melakukan transaksi perdagangan, termasuk sebagai upaya melindungi konsumen.

“Tata tertib perniagaan yang melindungi konsumen ini telah dijelaskan Allah dalam Surat Hud 84 dan 85. Demikian pula dalam Surat Al-An’am 152, yang mengatur tentang takaran dan timbangan dalam perniagaan,” jabarnya.

Setelah tausiah, acara dilanjut dengan diskusi ringan. Rolas Sitinjak memberikan edukasi mengenai hak dan kewajiban konsumen yang diatur didalam UU Perlindungan Konsumen Tahun 1998, apa saja hak dan kewajiban konsumen itu.

Kegiatan yang mengangkat tema “Buka Hati, Untuk Saling Melindungi” ini memberikan santunan berupa uang tunai, sembako, perangkat alat sholat, pakaian dan obat-obatan kepada 40 anak yatim dan dhuafa, serta 31 orang tua (lansia). [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya