Berita

Foto: RMOL

Pertahanan

Upaya Perdamaian Jerusalem Terhambat Gara-gara Israel

RABU, 30 MEI 2018 | 22:49 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Perdamaian di Jerusalem kian banyak mendapat tantangan. Apalagi, sejauh ini banyak kesepakatan yang dilanggar oleh Israel.

Begitu dikatakan diplomat senior Makarim Wibisono di kantor CDCC, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu, (30/5).

"Challenge-nya semakin besar. Banyak tindakan-tindakan yang sudah melanggar international norm yang dilakukan oleh tentara Israel,” jelasnya.


Makarim jelaskan, sejumlah ulah Israel salah satunya adalah pembunuhan demonstran Palestina. Padahal, sesuai kesepakatan internasional penduduk sipil yang tak bersenjata tidak boleh dibunuh.

"Jika Israel itu menjajah, tetap masyarakat sipilnya harus dilindungi,” tegas dia.

Makarim mengimbau, penyelesaian kasus ini segera dilakukan oleh PBB dan negara-negara lain yang menghendaki perdamaian di Jerusalem.

"Intinya kita tidak ingin melihat korban sipil jatuh lebih banyak lagi,” tandasnya. [sam]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya