Berita

Tim Pembela Jokowi/Net

Hukum

Gabungan Advokat Bentuk Tim Pembela Jokowi Lawan Berita Hoaks

RABU, 30 MEI 2018 | 22:41 WIB | LAPORAN:

Presiden Joko Widodo menerima Tim Pembela (TP) Jokowi di Istana Negara, yang merupakan kumpulan para advokat. Ada pembahasan yang disampaikan gabungan para advokat ini, salah satunya bagaimana  menjaga marwah kepala negara.

Juru Bicara TP Jokowi, Dedy Mawardi mengatakan, hadirnya TP Jokowi ini didasarkan dari keprihatinan atas upaya berbagai kelompok maupun individu, yang melecehkan maupun menyebar informasi berita bohong atau hoaks terkait Presiden Jokowi.

Sebagai pimpinan bangsa dan pemerintah kata Dedy, presiden harus dihormati. Menurutnya, cara berpolitik santun tanpa harus menjatuhkan maupun merendahkan hak dan martabat presiden harus dikedepankan, sebab itu TP Jokowi akan melawan siapapun yang melakukan pembohongan publik.


"Kita akan bekerja untuk melakukan advokasi dan pembelaan hukum serta melakukan tindakan hukum kepada individu atau kelompok masyarakat yang dengan sengaja melakukan tindakan pelecehan, penghinaan, ujaran kebencian dan hoaks kepada Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan yang sekarang tengah di emban oleh Jokow Widodo (Jokowi)," ungkap Dedy di Jakarta, Rabu (30/5).

Ia menambahkan, TP Jokowi akan menggandeng dan berkoordinasi dengan lembaga kepolisian dan kejaksaan sebagai langkah kerja konkret. ia mengakatakn, pihaknya akan melawan perilaku tidak beretika yang menyudutkan kepala negara.

"Untuk kedepan dalam melakukan kerja-kerja konkritnya TP Jokowi akan berkoordinasi dengan lembaga kepolisian dan kejaksaan serta akan membentuk TP Jokowi di setiap daerah di seluruh Indonesia," pungkasnya. [fiq]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya