Berita

Jorge Lorenzo/Net

Olahraga

Lorenzo Nggak Nyetel Di Ducati

MotoGP
RABU, 30 MEI 2018 | 10:17 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Andrea Dovizioso menilai, Jorge Lorenzo tidak cocok menjadi pebalap Ducati. Hingga saat ini performa Lorenzo belum kunjung memuaskan.

Seperti diketahui, Lorenzo bergabung bersama Ducati pada 2017 lalu setelah sembilan tahun gemilang bersama Yamaha. Namun, peraih empat gelar juara dunia itu ke­sulitan meneruskan performa terbaiknya dengan motor Desmosecidi milik Ducati.

Lorenzo masih gagal mempersembahkan podium untuk Ducati. Sementara, Dovizioso sudah menorehkan tujuh ke­menangan terhitung sejak musim lalu dan telah menjadikan dirinya salah satu pesaing gelar juara dunia.


Menurut Dovizioso, pebalap 31 tahun itu mempunyai karakteristik balapan yang kuat. Akan tetapi, menurutnya hal tersebut tidak sesuai ketika menunggangi Ducati.

"Dia tahu betul bagaimana cara berkendara dan cara balapan. Tapi pendekatannya tidak berhasil di Ducati," kata Dovizioso dilansir motorsport.

Dovizioso juga membandingkan kinerja motor Desmosedici ketika masih ditunggangi Valentino Rossi hingga era Jorge Lorenzo. Dovizioso menganggap Lorenzo seharusnya bisa tampil kompetitif karena motor Ducati saat ini lebih baik dibanding di era Rossi.

"Saat ini Ducati adalah motor yang kompetitif. Motor itu sangat cepat dan para pembalapnya tampil baik. Jadi, sekarang tidak hanya Stoner. satu-satunya pebalap yang bisa sukses dan cepat ketika menggunakan motor ini," tutur Dovizioso.

Untuk diketahui, Lorenzo saat ini terpuruk di urutan ke- 14 sementara setelah melewati lima balapan musim 2018. Pencapaian terbaiknya adalah finis di posisi keenam pada Grand Prix Le Mans 20 Mei lalu. ***

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya