Berita

Muhaimin Iskandar/RMOL

NAPI KORUPTOR NYALEG

MPR Tak Sepakat Usulan Jokowi

SELASA, 29 MEI 2018 | 21:59 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Wakil Ketua MPR RI, Muhaimin Iskandar tak sejalan dengan usulan Presiden Joko Widodo terkait penyematan tanda khusus para Mantan Narapidana Korupsi yang mau berkompetisi di pemilihan legislatif (Pileg).

Cak Imin menilai, tanpa tanda khusus tersebut masyarakat tetap mampu membedakan mana caleg yang bersih dari kasus pidana korupsi dan sebaliknya.

"Ya sebetulnya aturan itu komitmen, tapi tanpa tanda pun, orang sudah tau mana yang napi," ujar dia di Acara Parlemen Mengaji, Gedung Serbaguna Masjid Baiturrahmah, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (29/5).


Cak Imin menegaskan, PKB mendukung secara penuh prinsip larangan yang dipertahankan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terhadap para Caleg yang mempunyai sejarah sebagai Mantan Narapidana Korupsi.

"Untuk prinsip larangannya PKB mendukung, meskipun komitmen KPU ini bisa menimbulkan masalah baik terhadap UU KHUP nya maupun dasar hukum yang tidak jelas," tandas Ketua Umum PKB ini. [sam]

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya