Berita

Foto: RMOL

Politik

DPR Jangan Diam, Kasus KTP Di Bogor Bisa Jadi Bom Waktu

SELASA, 29 MEI 2018 | 21:07 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Kalangan dewan diminta mengusut tuntas kasus tercecernya satu kardus dan seperempat karung KTP-El di Kabupaten Bogor, Sabtu lalu (26/5).

Wakil Ketua MPR RI, Muhaimin Iskandar mengimbau dewan untuk bekerja sama dengan pihak-pihak terkait guna menanggulangi persoalan tersebut.

"Harus diusut tuntas, DPR harus melakukan koordinasi penanganan, tidak boleh dibiarkan keteledoran-keteledoran yang ada terjadi lagi," jelas dia dalam Acara Parlemen Mengaji, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (29/5).


Cak Imin menilai, kasus ini apabila dibiarkan tenggelam akan menjadi bom waktu bagi suasana politik di Indonesia.

"Pokoknya harus diusut tuntas, DPR tidak boleh diam, DPR harus ambil peran, tidak boleh ditutup-tutupi, semakin ditutup-tutupi semakin menjadi bom waktu," demikian pria kelahiran Jombang yang sekarang juga menjabat Ketua Umum PKB ini. [sam]

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya