Berita

Foto: Net

Nusantara

Hasanah Janji Bangun Ekonomi Jabar Dari Pinggiran


SELASA, 29 MEI 2018 | 08:22 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Kesenjangan ekonomi sering terjadi di desa dan daerah pinggiran. Hal ini terjadi karena tidak ada pembinaan terhadap warga pedesaan dalam mengelola dana desa untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat.

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 TB Hasanuddin menegaskan bahwa desa menjadi basis pembangunan infra dan suprastruktur dalam kemajuan daerah. Menurutnya, desa yang maju, menjadi tolak ukur keberhasilan seorang pemimpin dalam mensejahterakan masyarakatnya.

"Setiap tahunnya, ada alokasi dana desa, itu akan kita manfaatkan untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat desa," ungkap pria yang akrab disapa Kang Hasan itu saat bersilaturahmi dengan masyarakat Desa Lemahabang, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Senin (28/5).


Purnawirawan Jenderal TNI AD itu menegaskan, selain pengelolaan, Ia berencana akan menambah dana desa, untuk memaksimalkan potensi usaha yang ada di pedesaan. Tujuannya, lanjut Kang Hasan, agar masyarakat desa tidak melakukan urbanisasi ke kota untuk mendapatkan pekerjaan.

"Melalui dana desa, kita ciptakan lapangan kerja sesuai potensi daerahnya, jadi masyarakat desa tidak perlu berbondong bondong ke kota," tutur Jenderal Bintang Dua tersebut.

Mantan Anggota Komisi I DPR RI itu menilai, pembangunan di pedasaan akan mampu menciptakan kemandirian ekonomi, serta potensi daerahnya bisa digali secara optimal.

Hal tersebut, kata Kang Hasan, sesuai dengan semangat Nawacita Presiden Jokowi, yang salah satu poinnya adalah membangun Indonesia diawali dari daerah-daerah pinggiran.

Konsepnya yakni desa mengepung kota, dengan bidikan utama pembangunannya yaitu berkategori 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).

"Setiap pedesaan itu punya potensi yang bisa digali, apakah itu pertanian, budayanya atau bahkan pariwisata sehingga muncul kemandirian ekonomi," ujarnya.

Kang Hasan yakin, melalui pembangunan ekonomi desa, akan mampu mengurangi kesenjangan yang ada di daerah. Untuk merealisasikan hal tersebut, Kang Hasan mengaku perlu koordinasi yang baik antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.

"Kalau desanya maju, daerahnya pasti maju. tentu butuh kekompakan antara pemerintah kabupaten/kota yang memang bersentuhan langsung," pungkasnya. [ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya