Berita

Din Syamsuddin/Net

Politik

Di Myanmar, Din Syamsuddin Minta Aung San Suu Kyi Akui Rohingya

SENIN, 28 MEI 2018 | 05:43 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin menggelar pertemuan dengan State Councillor Myanmar Aung San Suu Kyi di Ibukota Myanmar, Naypyidaw, Jumat (25/5) lalu.

Dalam pertemuan bersama sejumlah tokoh agama dunia itu, Din terlibat dialog terbuka dengan Suu Kyi.

Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja sama Antar Agama dan Peradaban (UKP-DKAAP) itu turut menyampaikan perkembangan di Myanmar di mata dunia.


Secara khusus dia menyoroti bahwa kasus etnis Rohingya di Provinsi Rakhine telah menimbulkan keprihatinan di kawasan Asia Tenggara dan bahkan dunia. Maka perlu diatasi secara tepat.

“Tiada lain jalan lain untuk itu, kecuali mengembangkan koeksistensi damai dan dan pengakuan kewarganegaraan bersama bagi seluruh rakyat,” ujarnya sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu (27/5).

Ketua Dewan Pertimbangan MUI itu secara tegas meminta kepada Aung San Suu Kyi untuk memberi pengakuan hak kewarganegaraan bagi etnis Rohingya yang kebetulan beragama Islam.

Mendengar permintaan itu, Aung San Suu Kyi menjelaskan bahwa Myanmar akan mengamalkan demokrasi. Oleh karena itu, Myanmar sangat menghargai hak-hak asasi manusia dan nilai-nilai demokrasi.

“Masalah di Provinsi Rakhine dan wilayah-wilayah lain di Myanmar akan dapat diselesaikan dengan semangat perdamaian dan rekonsiliasi,” tukasnya. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya