Berita

Foto/Net

Pertahanan

Peran Ibu Penting Cegah Radikalisme Anak

MINGGU, 27 MEI 2018 | 15:12 WIB | LAPORAN:

. Aksi terorisme selain menyasar tembat ibadah, akhir-akhir ini juga melibatkan perempuan dan anak hingga membuat miris banyak pihak.

Ketua Umum Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG), Hetifah Sjaifudian mengatakan, sosok ibu seharusnya bisa menjadi figur yang mendidik anak di rumah.

Dia mandang peran keluarga sangat penting untuk memerangi gerakan teror dan radikalisme. Terutama seorang ibu, yang harus dekat dalam memantau anak.


"Kita perlu ngobrol apa kegiatan anak. Sebagai perempuan (ibu), kita harus netralisir paham-paham radikal. Kita counter," katanya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (27/2).

Meski begitu, ia bersyukur ketika DPR RI bersama Pemerintah mampu mencapai kata sepakat dan mengesahkan UU Anti Terorisme sebagai payung hukum penindakan aksi terorisme.

"Aksi teroris memang menebar ancaman dan rasa takut. Kita baru sahkan UU Anti-Terorisme. Mudah-mudahan UU ini menjadi payung hukum untuk pencegahan," tukasnya. [fiq]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya