Berita

Foto: Net

Politik

Wakaf Produktif Bisa Lahirkan Enterpreneur Handal

SABTU, 26 MEI 2018 | 04:27 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kaum intelektual muda diharapkan bisa mengelola wakaf secara produktif sehingga mampu menghasilkan banyak dampak positif.

Begitu imbau Ketua Badan Wakaf Indonesia BWI Mohammad Nuh saat peluncuran “Wakaf Goes to Campus” di kampus Universitas Indonesia (UI), Salemba, Jakarta, pada Kamis (25/5).

“Kita harapkan mereka bisa mengelola wakaf secara produktif sehingga wakaf bisa memiliki empat dampak sekaligus,” katanya sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi.


Dampak yang dimaksud M. Nuh itu adalah wakaf bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sebab pengelolaan wakaf secara produktif dan profesional, harta wakaf akan menghasilkan keuntungan.

Keuntungan tersebut, kemudian bisa disalurkan kepada masyarakat melalui program-program pemberdayaan masyarakat.

"Selain itu, wakaf produktif juga akan melahirkan banyak enterpreneur karena penghimpunan dan pengelolaan wakaf produktif mau tidak mau harus dilakukan dengan cara-cara kreatif,” ujarnya.

Mantan Mendiknas itu juga menilai pengelolaan secara produktif bisa menghasilkan wakaf yang melahirkan banyak pebisnis andal. Sebab wakaf produktif tidak akan berhasil tanpa dikelola dengan manajemen bisnis yang profesional sebagaimana bisnis-bisnis komersial.

Terpenting, sambungnya, wakaf dan semua pegiat wakaf berkontribusi positif bagi pembangunan nasional.

“Itu konsep dasar kita dan kita sosialisasikan melalui Wakaf Goes to Campus,” tukasnya..

Wakaf Goes to Campus sendiri secara resmi dibuka Rektor UI Muhammad Anis di kampus UI Salemba. Kegiatan perdana dilaksanakan di UI bekerja sama dengan selama dua hari, 24 hingga 25 Mei 2018.

 Kegiatan ini meliputi Wakaf Expo yang dihadiri bank-bank lembaga keuangan syariah penerima wakaf uang dan para nazhir yang terdaftar pada BWI. Juga ada seminar wakaf produktif bertema “Membangun startup Berbasis Wakaf” dan bedah buku Fenomena Wakaf di Indonesia: Tantangan Menuju Wakaf Produktif. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya