Berita

Hamli/Net

Pertahanan

BNPT Ke Kiai Pesantren: Jangan Baper

JUMAT, 25 MEI 2018 | 20:05 WIB | LAPORAN:

. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengajak kalangan pesantren, untuk tidak tersinggung jika aparat keamanan memerangi teroris yang kebetulan beragama Islam.

Direktur Pencegahan Terorisme BNPT Brigjen Pol Hamli mengatakan, karena ulah teroris lah yang mengacaukan negeri. Sehingga mencoreng nama baik agama Islam yang sesungguhnya merupakan rahmatan lil alamin.

"Tidak usah merasa tersinggung. Wong mereka (teroris mengatasnakaman Islam) yang bikin kacau negeri ini," kata Hamli dalam diskusi 'Peran Pemerintah dalam Penanggulangan Ekstremisme/Terorisme' di Jakarta, Jumat (25/4).


Justru Hamli mengajak para kiai maupun santri di pondok pesantren, untuk ikut andil dalam mensukseskan agenda penting memberantas terorisme.

"Mari kita sama-sama memberantas terorisme dan jangan baper Pak. Sudah kita ini harus perangi mereka," ajaknya.

Hal itu, kata dia, sebagaimana yang dilakukan masyarakat selama ini.

"Pemerintah itu tidak sendirian. Jadi kami mengajak masyarakat karena masyarakatlah yang tahu. Masyarakat yang paling depan dan paling banyak," pungkasnya.

Dalam diskusi yang diselenggarakan oleh Center for the Study of Religion and Culture (CSRC) ini, hadir pula beberapa kiai pengurus pondok pesantren di wilayah Jabodetabek. [fiq]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya