Berita

Aman Abdurrahman/Net

Pertahanan

Aman Abdurrahman: Bomber Surabaya Tak Paham Islam

JUMAT, 25 MEI 2018 | 15:03 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Pemimpin Jamaah Ansharut Daullah (JAD) Aman Abdurrahman mengatakan, pelaku bom bunuh diri di Surabaya tidak mengerti dan memahami Islam.

“Mengenai Surabaya itu tindakan orang-orang yang sakit jiwanya dan frustasi dengan kehidupan, yang tidak memahami Islam,” kata Aman Abdurrahman saat membacakan pledoi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (25/5).

Dalam pleidoinya, Aman memaparkan, pemahaman yang dijadikannya rujukan dalam konteks jihad untuk mendirikan khilafah, bukan seperti yang dilakukan oleh para pelaku teror yang meledakkan diri di gereja Surabaya.


Menurut Aman, umat Islam yang hidup di negara kafir (orang di luar Islam) dan berpampingan tidak boleh mengganggu selama mereka (kafir) tidak memerangi umat Islam.

“Ini adalah manhaz khilafah islamiyah sepengetahuan kami dan ini adalah manhaz kami ansor khilafah,” ucap Aman.

Penjagaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan diperketat untuk menjaga jalannya sidang pembacaan nota pembelaan atau pleidoi terdakwa kasus bom Thamrin, Aman Abdurrahman. [fiq]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya