Berita

Foto: Humas Kemenpora

Olahraga

Di Pelatnas Tenis Putri Asian Games, Menpora Dicurhati Soal Honor Hingga Peralatan

JUMAT, 25 MEI 2018 | 10:19 WIB | LAPORAN:

Menpora Imam Nahrawi mendatangi Pelatnas Asian Games cabang olahraga Tenis di Lapangan Tenis Hotel Sultan, Jakarta, kemarin (Kamis, 24/5).

Menpora menggunakan jaket Asian Games langsung datang dan berbincang-bincang dengan para atlet dan beberapa Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti).

Menpora yang didampingi Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Mulyana dan Ketua Umum PB Pelti, Rildo Ananda Anwar, terlihat ingin sekali menampung saran atau aspirasi dari para atlet.   


"Terima kasih kepada para atlet, pelatih, dan Pelti yang terus berlatih meskipun suasana Ramadhan seperti ini. Tidak hanya mematangkan proses latihan di pelatnas, tetapi training camp bahkan try out ke berbagai negara akan menjadi bekal para atlet tenis untuk mengetahui lawan yang akan dihadapi nanti. Setidaknya sudah sering ketemu dan mengetahui kekuatan lawan, saya optimis nanti para atlet akan memberikan kabar gembira pada Asian Games nanti dengan mendapatkan medali emas," tutur Menpora.

Pada obrolan tersebut, salah satu atlet pelatnas tenis putri sempat membicarakan masalah uang saku pelatnas yang sempat belum turun.

"Memang sempat belum turun karena menunggu dua nama baru yang akan dimasukan ke Surat Keputusan. Tapi setelah dua atlet dari seleksi nasional baru itu masuk, dan sudah masuk SK, maka sudah bisa dicairkan. Termasuk masalah alat yang sudah tidak ada masalah," timpal Rildo.        

Pada Asian Games 2018 ini cabor tenis hanya memainkan nomor individual. Oleh karenanya berbagai pertandingan individu sangat diperlukan untuk mengasah kemampuan atlet.

Sekarang sudah terpilih enam atlet putri, empat berasal dari Fed Cup yaitu Jessy Rompies, Beatrice Gumulya, Lavinia Tananta, Aldila Sutjiadi dan yang dua dari hasil seleksi nasional yakni, Joleta dan Fitriana.

"Kami kemarin sempat ada beberapa masalah dengan uang bulanan, namun sekarang udah selesai setelah kita bicara ke Ketua Umum," kata Beatrice Gumulya. [wid]

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya